PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELEDRI (Apium graveolens L.) SECARA HIDROPONIK SISTEM WICK
Keywords:
Seledri, nutrisi AB Mix, Orthogonal Polinomial, RAK, sistem wickAbstract
Produksi seledri di Indonesia terkendala oleh terbatasnya luas lahan produktif sehingga pilihan teknologi yang tepat untuk mengatasi masalah ialah teknologi hidroponik sistem wick. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri secara hidroponik dengan sistem wick. Metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) 5 ulangan 5 taraf yaitu : N1 = 5 ml/L air nutrisi AB Mix, N2 = 10 ml/L air nutrisi AB Mix, N3 = 15 ml/L air nutrisi AB Mix, N4 = 20 ml/L air nutrisi AB Mix, N5 = 25 ml/L air nutrisi AB Mix. Hasil penelitian menunjukkan penambahan konsentrasi nutrisi AB Mix berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat segar tanaman seledri, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap volume akar dan berat kering tanaman seledri. Kesimpulan penelitian : 1. Pemberian konsentrasi nutrisi AB Mix berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat segar tanaman seledri, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap volume akar dan berat kering tanaman seledri. 2. Konsentrasi nutrisi AB Mix menunjukkan pengaruh nyata secara linier terhadap tinggi tanaman dan berat segar tanaman dengan persamaan y = -0,2747x + 31,639, semakin tinggi konsentrasi AB Mix maka semakin tertekan pertumbuhan tinggi tanaman setiap pemberian konsentrasi nutrisi AB Mix 1 ml/L dapat menghambat tinggi tanaman seledri sebesar 0,27 cm dengan koefisien determinasi R2 = 0,5623 dan persamaan y = -0,0381x + 19,114, semakin tinggi konsentrasi AB Mix maka semakin tertekan berat basah tanaman diketahui setiap pemberian konsentrasi nutrisi AB Mix 1 ml/L dapat mengurangi berat segar tanaman seledri sebesar 0,38 g dengan koefisien determinasi R2 = 0,5169.
Downloads
References
Agoes, (2010). Perbandingan kadar Mg (OH) 2 antara Herba Seledri Segar dan Kering Herba Seledri (Apium graveolens L.) (Doctoral dissertation, Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang).
Aidah, S. N. (2020). Panduan Kilat Bercocok Tanam Media Hidroponik. Jakarta: KBM Indonesia. 9786236965689.
Akhun, N. (2021). Edamame Hidroponik Protokol Sederhana dan Dosis Pemberian Nutrisi. Bogor: Edamame.
Ali, M., Pratiwi, Y. I., & Huda, N. (2022). Budidaya Tanaman Sayur-sayuran. Rena Cipta Mandiri.
Anza, A. (2023). Aplikasi Pupuk Organik Hayati Cair Untuk Mengurangi Nutrisi AB Mix Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Pakcoy Pada Dua Sistem Hidroponik (Doctoral Dissertation, Politeknik Negeri Lampung).
Brown, J. C. (1996). "Nutrient Solutions for Hydroponic Crop Production." Journal of Plant Nutrition, 19(3), 275-289.
Cahyanda, R. Q., Agustin, H., dan Fauzi, A. R. (2022). Pengaruh Metode Penanaman Hidroponik dan Konvensional terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada Romaine dan Pakcoy. Jurnal Bioindustri. 4(2): 109—119.
Dalimarta, (2008). Uji Efek Penurunan Kadar Glukosa Darah Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Seledri (Apium graveolens L.) pada Kelinci Putih Jantan Galur New Zealand yang Dibebani Glukosa (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Embarsari, R. P., Taofik, A., & Qurrohman, B. F. T. (2015). Pertumbuhan Dan Hasil Seledri (Apium Graveolens L.) Pada Sistem Hidroponik Sumbu Dengan Jenis Sumbu Dan Media Tanam Berbeda. Jurnal Agro, 2(2), 41-48.
Fazal, (2012). Gambaran Pemberian Ekstrak Daun Seledri (Apium Graveolens) Pada Kematian Larva Aedes Aegypti (Doctoral dissertation, Stikes Insan Cendekia Medika Jombang).
Gani, A., F., (2018). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Tahu Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Seledri (Apium Graveolens L.) (Doctoral Dissertation, Universitas Siliwangi).
Garrison, V. H., McCarthy, J. (2000). "Hydroponics: A New Approach to Crop Production." HortScience, 35(6), 1029-1031.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Made Bristyana, Yanto Yanto, Herfandi Lamdo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










