Uji Antagonisme Trichoderma asperellum Terhadap Perkembangan Penyakit yang Disebabkan oleh Phytophthora palmivora
Keywords:
Antagonisme, Kultur ganda, Pengendalian hayati, Phytophthora palmivora, Trichoderma asperellumAbstract
Phytophthora palmivora merupakan patogen oomycetes yang sangat merusak dan menyebabkan penyakit busuk pucuk pada kelapa sawit serta busuk buah pada kakao, yang mengakibatkan kehilangan hasil yang signifikan di berbagai perkebunan Asia Tenggara. Pengendalian hayati menggunakan Trichoderma asperellum merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dibandingkan fungisida sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antagonis T. asperellum terhadap P. palmivora melalui uji kultur ganda secara in vitro dan uji hayati secara in vivo. Hasil uji kultur ganda pada media Potato Dextrose Agar (PDA) menunjukkan bahwa T. asperellum mampu menghambat pertumbuhan miselium P. palmivora secara efektif dengan persentase penghambatan berkisar antara 62,4% hingga 78,3%, tergantung pada konsentrasi isolat dan lama inkubasi. Pengamatan mikroskopis mengungkapkan tiga mekanisme antagonisme utama, yaitu mikoparasitisme melalui pelilitan dan penetrasi hifa, kompetisi dalam memperoleh nutrisi dan ruang tumbuh, serta antibiosis yang dimediasi oleh metabolit volatil dan non-volatil. Pengujian secara in vivo pada bibit kakao menunjukkan bahwa perlakuan awal dengan T. asperellum (10⁸ cfu/mL) secara nyata menurunkan insidensi penyakit sebesar 55,7% dan indeks keparahan penyakit sebesar 48,9% dibandingkan dengan kontrol tanpa perlakuan. Temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa T. asperellum merupakan agen pengendali hayati yang sangat potensial dan layak dikembangkan lebih lanjut sebagai formulasi biofungisida untuk mendukung pengelolaan hama dan penyakit terpadu terhadap penyakit yang disebabkan oleh P. palmivora.
Downloads
References
Achari, S. R., & Ramakrishnan, B. (2021). Volatile organic compounds of Trichoderma asperellum induce systemic resistance in tomato against Pythium aphanidermatum. Biological Control, 152, 104430.
Al-Ani, L. K. T., & Mohammed, S. S. (2023). Trichoderma asperellum as a biocontrol agent: Mechanisms and applications against soilborne pathogens. Journal of Fungi, 9(6), 650.
Buana, R. F., Noveriza, R., & Wahyuno, D. (2022). Efektivitas Trichoderma asperellum dalam mengendalikan penyakit busuk pangkal batang pada lada yang disebabkan oleh Phytophthora capsici. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 18(3), 105-115.
Contreras-Cornejo, H. A., Macías-Rodríguez, L., Alfaro-Cuevas, R., & López-Bucio, J. (2016). Trichoderma spp. improve growth of Arabidopsis seedlings under salt stress through enhanced root development, osmolite production, and Na+ elimination through root exudates. Molecular Plant-Microbe Interactions, 27(6), 503-514.
Falahi, H., Sharifi-Tehrani, A., Golmohammadi, M., & Razavi, S. E. (2024). Biocontrol potential of Trichoderma asperellum against Phytophthora palmivora causing bud rot of oil palm. Biological Control, 189, 105434.
Herlina, L., Pukan, K. K., & Mustikaningtyas, D. (2020). Trichoderma asperellum sebagai agen biokontrol dan pemacu pertumbuhan tanaman: Tinjauan mekanisme kerja. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(2), 185-193.
Islam, M. T., Bhowmik, P. K., & Meem, K. N. (2021). Trichoderma as a biological control agent: Mode of action and application strategy. Frontiers in Plant Science, 12, 783476.
Kusuma, D. A., Soekarno, B. P. W., Harni, R., & Wiyono, S. (2019). Potensi Trichoderma asperellum asal rizosfer kakao sebagai agen hayati Phytophthora palmivora penyebab busuk buah kakao. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 23(2), 213-221.
Matarese, F., Sarrocco, S., Gruber, S., Seidl-Seiboth, V., & Vannacci, G. (2022). Biocontrol of Fusarium head blight: Interactions between Trichoderma and mycotoxigenic Fusarium. Microbiology, 158(1), 98-106.
Mulaw, T. B., Druzhinina, I. S., Kubicek, C. P., & Atanasova, L. (2023). Novel endophytic Trichoderma species from Ethiopian coffee plants and their antagonistic potential against coffee wilt pathogen. Diversity, 15(3), 127.
Naher, L., Yusuf, U. K., Ismail, A., & Hossain, K. (2023). Trichoderma spp.: A biocontrol agent for sustainable crop protection. Advances in Biocontrol of Plant Pathogens (pp. 67-89). Springer.
Nawrocka, J., & Malolepsza, U. (2022). Diversity in plant systemic resistance induced by Trichoderma. Biological Control, 67(2), 149-156.
Nurbailis & Nasrun. (2020). Eksplorasi dan karakterisasi Trichoderma spp. dari rizosfer kakao di Sumatera Barat serta uji antagonisme in vitro terhadap Phytophthora palmivora. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 16(4), 131-139.
Sarkar, A., Asaeda, T., Wang, Q., & Rashid, M. H. (2016). Trichoderma-induced biocontrol of Phytophthora root rot and growth promotion in tomato. Scientia Horticulturae, 209, 48-55.
Wicaksono, A., Sinaga, M. S., Giyanto, & Hidayat, S. H. (2017). Isolasi dan seleksi Trichoderma spp. sebagai agens pengendali hayati Phytophthora palmivora penyebab penyakit busuk buah kakao. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 17(1), 22-30.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabillah Anissa, Herfandi Lamdo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










