PENGEMBANGAN BIBIT DURIAN UNGGUL MELALUI TRANSFER TEKNOLOGI GRAFTING DAN OKULASI

Authors

  • Adi Noor Prayogi Politeknik Negeri Lampung Author
  • Adhitya Vishnu Pradana Politeknik Negeri Lampung Author
  • Mertya Anugrah Politeknik Negeri Lampung Author
  • Qurrotu A'yunin Politeknik Negeri Lampung Author
  • Eny Rolenti Togatorop Politeknik Negeri Lampung Author

Keywords:

Okulasi, Grafting, Durian, Bibit Unggul, Transfer Teknologi.

Abstract

Permasalahan di mitra UD. Samadi Agro, Pekalongan, Lampung Timur adalah kebutuhan akan peningkatan keterampilan dalam teknik perbanyakan vegetatif spesifik untuk durian unggul. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mentransfer teknologi perbanyakan vegetatif, khususnya metode grafting (sambung pucuk) dan okulasi (penempelan mata tunas) kepada petani mitra. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung yang berfokus pada teknik pembuatan graft union yang cepat dan steril, serta identifikasi batang bawah dan entres yang sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mitra. Sebelum intervensi, pengetahuan mitra mengenai teknik okulasi dan grafting masih rendah, namun setelah pelatihan, keterampilan petani dalam teknik okulasi meningkat menjadi 60%, dengan tingkat keberhasilan sambungan durian yang dapat mencapai 94%. Teknik grafting dan okulasi terbukti efektif dalam mempercepat fase juvenil tanaman, mempersingkat masa tanaman menjadi reproduktif, dan mempertahankan sifat unggul. Simpulan dari PKM ini adalah transfer teknologi grafting dan okulasi berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam memproduksi bibit. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraito, Y., Hermayani, N., Abdullah, M., Retnoningsih, A. (2019). Callogenesis of Durio zibethinus using flower bud explant. AIP Conference Proceedings, 2155(1), 020039. doi:10.1063/1.5125543.

Asmawati, Inderiati, S., & Hambali, A. (2023). The Survival Rate and Growth of Grafted-Seedling of Durian (Durio Zibethinus Murr.) Using 3 Rootstocks Ages and 3 Levels of Scion Buds. Asian Journal of Agricultural and Horticultural Research, 10(4), 432–439. doi:10.9734/ajahr/2023/v10i4283.

Desmayanti, A. et al. (2023). Perbanyakan tanaman secara vegetatif (okulasi) tanaman durian (Durio zibethinus Murr.) di Balai Benih Induk Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumatera Barat. Prosiding SEMNAS BIO 2023 UIN Raden Fatah Palembang.

Fitriyanto, F. et al. (2019). Keberhasilan sambung samping tanaman durian (Durio zibenthinus M.) akibat konsentrasi IAA (Indole Acetic Acid) dan umur batang bawah yang berbeda. J. Agro Complex, 3(3), 166-173.

Mundjanah, & Abidin, Z. (2023). Teknik Perbanyakan Tanaman Durian (Durio zibethinus L.) Secara Vegetatif. Median, 15(1), 1-19. doi:10.33506/md.v15i1.2042.

Ramadhan, A., et al. (2024). Keberhasilan Sambung Pucuk Durian (Durio zibethinus Murr.) Pada Aplikasi Air Kelapa Sebagai Zat Pengatur Tumbuh. Prosiding Seminar Nasional

Rizka Novi Sesanti, Hidayat, H., & Abdul Hakim, N. (2014). Transfer Teknologi Okulasi Durian di Kelompok Tani Harapan Baru I Kelurahan Batu Putuk Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 14(2), 139-144.

Published

2025-10-09

How to Cite

PENGEMBANGAN BIBIT DURIAN UNGGUL MELALUI TRANSFER TEKNOLOGI GRAFTING DAN OKULASI. (2025). Jurnal Ilmiah Abdimas Satu Nusa, 1(1), 1-8. https://journal.usn-lampung.ac.id/index.php/jiasn/article/view/24